Padang pariaman, (indomen)--- TSR 7 Kab Padang Pariaman kunjungi Mesjid Nurul Huda Batu Basa, nagari III Koto Aur malintang, kecamatan IV koto Aur malintang kab Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat Rabu malam (12/3/2025).
Ketua tim Safari Ramadhan 7 Kapolresta Pariaman AKBP Andrenaldo Ademi SH,SIK. .Wali nagari III Koto Aurmalintang Mitra Susanto, S.Sos, Mengucapkan terima kasih kepada Tim TSR 7 kabupaten Padang Pariaman,, yang di ketua oleh Kapolres Pariaman.Tujuan kedatangan TSR 7 diantaranya menjalin dan mempererat silaturrahmi antara Pemerintahan kabupaten dengan masyarakat
Ketua TSR 7 Andre mengatakan : Ini kesempatan pertama saya bertatap muka dengan masyarakat, di Mesjid Nurul Huda Batu Basa.
Pada kesempatan itu disebutkannya: Saya ingatkan kembali bahwa Kita adalah orang Minangkabau, saya bangga sebagai orang Minangkabau, karena orang Minang adalah orang' beradat dan orang yang beragama.
Diluar orang mengenal orang Minangkabau adalah orang yang taat beragama dan orang yang ramah ramah dan suka menolong dan mempunyai sipat suka ber gotong Royong
Tetapi setelah Saya bertugas di Pariaman saya lihat budaya minang terkenal mempunyai sipat gotong royong sudah mulai hilang dan begitu juga dengan sipat santun dan suka bergotong royong
Selain itu disampaikan Andre bahwa di Pariaman yang paling banyak kasus di wilayah polres pariaman ada dua kasus, pertama kasus cabul dan yang kedua kasus narkoba.Kasus cabul korbannya paling banyak anak anak dan pelakunya juga banyak anak anak, memang ada juga yang sebagai pelakunya ada yang sudah kakek kakek, sebutnya.
Semua ini tidak akan terjadi apabila semua masyarakat melaksanakan perannya.Kedua kasus Narkoba ini perannya terutama adalah orangtua dan juga semua yang ada dilingkungan tempat tinggal anak anak kita tersebut, ucapnya.
Terlihat hadir dari TSR 7 Kapolres Pariaman, anggota DPRD Padang Pariaman Ediwirman ST dari fraksi PKS, Sekretaris BPBD Padang Pariaman Ade marial putra S.IP, Camat IV Koto Aurmalintang, Kapolsek IV Koto Aurmalintang, Walinagari BatuBasa beserta Staf, namun terlihat dari unsur Ninik mamak hanya dya orang yang hadir begitu juga imam khatib Nagari BatuBasa.
Selain itu Kapolres Andre mengatakan bahwa untuk masuk polisi tidak ada bayar atau tidak ada yang bisa disogok, sebab panitia penerimaan saja tidak bisa membantu, apalagi orang tidak panitia.Oleh karena itu masyarakat jangan mau di pengaruhi oleh pihak penipu atau tukang olah tersebut.
Untuk anak anak ibuk dan bapak bapak yang ingin masuk polisi persiapkan diri untuk mengikuti test atau ujian masuk polisi, diantaranya olah raga, kesehatan, dan ujian lainnya, jadi sekali lagi disebutkan AKBP Andre agar masyarakat mau diolah oleh oknum oknum tukang oleh tersebut, ucapnya tegas.
Diakhir sambutannya ketua Tim Safari Ramadhan 7 AKBP Andre menyerahkan bantuan kepada pengurus Mesjid Nurul Huda sebesar Rp 7 500.000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah) secara simbolis, dan 5 buah kitab suci Alqur'an. Bantuan tersebut di terima oleh Ediwirman ST disaksikan oleh Kapolsek IV Koto Aurmalintang, sekretaris BPBD, camat, dan tokoh masyarajat IV Koto Aurmalintang,Kemudian dilanjutkan Ceramah atau tausiah dari Tuangku Mudo Hendri dari sungai rantai Sungai Geringging. (Syaf).
0 Komentar